-->
  • Jelajahi

    Copyright © inet99.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adsense

    PBB Perluas Embargo Senjata di Haiti untuk Atasi Kekerasan Geng, Sedikitnya 3.661 Orang Tewas Sejak Januari Tahun Ini

    Jhon
    Wednesday, October 23, 2024, Wednesday, October 23, 2024 WIB
    Data terkini yang didokumentasikan Kantor Hak Asasi Manusia PBB menunjukkan bahwa sedikitnya 3.661 orang tewas sejak Januari tahun ini




    Port-au-Prince, iNet99.id – Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia PBB sebut Lebih dari 3.600 orang tewas akibat kekerasan geng yang terjadi di Haiti sejak awal 2024, Jumat (27/9/2024). Kekerasan geng yang terus meningkat di Haiti telah mendorong Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperluas embargo senjata di negara tersebut. Pada 19 Oktober, PBB dengan suara bulat memutuskan untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi senjata guna mencegah kelompok bersenjata mendapatkan senjata dan amunisi secara ilegal, 23/10/2024.

    Selama beberapa tahun terakhir, geng-geng bersenjata telah mengambil alih sebagian besar ibu kota Haiti, Port-au-Prince, menyebabkan meningkatnya kekacauan dan bentrokan dengan kepolisian setempat. Geng-geng ini tidak hanya menyebarkan teror, tetapi juga merusak ekonomi yang sudah lemah dan memperparah situasi kemanusiaan di negara itu. Mereka mengendalikan wilayah-wilayah strategis, termasuk jalur logistik yang penting, dan sering terlibat dalam penculikan serta perdagangan ilegal.

    Embargo senjata ini diharapkan dapat membatasi akses geng-geng tersebut terhadap senjata berat, sehingga mengurangi kekerasan dan memberikan waktu bagi aparat keamanan untuk memulihkan ketertiban. Namun, organisasi kemanusiaan tetap khawatir karena akses terhadap bantuan masih sangat sulit, terutama di wilayah-wilayah yang dikuasai geng.

    Perwakilan Khusus PBB untuk Haiti menyampaikan bahwa meskipun situasinya sangat rumit, ada secercah harapan bahwa stabilitas dapat pulih dalam beberapa bulan ke depan. Namun, hal ini sangat tergantung pada keberhasilan implementasi embargo serta dukungan internasional untuk memperkuat kapasitas aparat keamanan Haiti.

    Di sisi lain, embargo ini diiringi dengan inisiatif lain, termasuk upaya mediasi dan program-program kemanusiaan yang ditujukan untuk membantu masyarakat Haiti yang terdampak oleh kekerasan. Banyak warga Haiti berharap langkah ini dapat mengembalikan stabilitas di negara yang telah lama dilanda ketidakpastian politik dan sosial.

    Dengan perluasan embargo senjata ini, PBB berharap dapat membendung gelombang kekerasan geng di Haiti, meskipun tantangan di lapangan masih sangat besar. Dukungan internasional serta upaya kolaboratif dari pemerintah Haiti dan masyarakat internasional menjadi kunci untuk mengatasi krisis ini.




    (Red).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini